HOME

JALAN MAYAHAN KE TANGGUNGHARJO RUSAK

Grobogan Metro Realita Cyber
Jalan dari arah Mayahan menuju Desa Tanggungharjo Kecamatan Grobogan rusak parah kondisi demikian dapat menyebabkan kecelakaan pengendara roda dua.Selama 4 tahun kondisi jalan tersebut belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Grobogan hingga antusias warga dalam pembenahan jalan tersebut warga harus melakukan swadaya sendiri berupa iuran dari beberapa tokoh masyarakat setempat yang langsung dikerjakan oleh para paguyupan kusir dokar Mayahan Tanggungharjo.

Jalan Alternatif penghubung desa ini sudah semakin parah dan berlobang hingga mencapai kedalaman 30-40 cm ,hingga pada musim kemarau inibanyak debu yang betebaran mengganggu kenyamanan mengendara sepeda motor.Ironisnya para pengusaha angkutan merasa resah akibat jalan tersebut kendaraan bisa menyebabkan rusak parah .”Aris Kentos (34 ) warga Lubung Jemuk Kec Grobogan membenarkan kenyataan ini.”saya lebih sering menganggur ketimbang menjalankan angkutan ,karena jalan tersebut bikin rusak kendaraan seperti Per ,Ban dan terot pasti hancur sedangkan biaya angkutan tidak sebanding dengan biaya perawatan kendaraan ,saya paguyupan angkutan desa Grobogan ,Mayahan sampai terminal kecil lubung Jemuk ,lebak beserta paguyupan Kusir Dokar Tanggungharjo memohon kepada Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk segera dibangun mengingat swadaya dari masyarakat belum cukup untuk memulihkan jalan yang rusak tersebu.”Kata Aris Pengusaha angkutan
Banyak Donatur dari berbagai elemen masyarakat seperti Kapolsek Grobogan ,Kepala BKK Grobogan sujak ,dan tokoh masyarakat yang memberi bantuan menutupi lobang jalan agar kenyamanan pengendara kendaraan terjaga ,namun usaha ini juga belum optimal bahkan aspal dan batu semakin hari makin mengelupas hingga jalan dari Mayahan sampai lebak hancur total.Sementara Kades tanggung harjo suprapto berharap agar jalan didesa tersebut adalah sebagai jalan utama penghubung dari desa ke desa lain untuk dapat segara di perbaiki ,mengingkat pertumbuhan ekonomi dalam hal mempercepat meningkatkan pangan di desa harus ditunjang dengan prasarana jalan yang memadai,”seperti saat masa panen petani dalam mencari transportasi biayanya akan mahal karena jalan tersebut rusak,dan bagi pengusaha Truck maupun angkutan lain jera untuk masuk ke desa desa karena banyak lobang yang menyebabkan per kendaraan putus di jalan.”kata Suprapto (Gus Murgan)