HOME

Grobogan

Wakil Bupati Grobogan Tandantangani Spanduk Peduli Lingkungan 
Wakil Bupati Grobogan H. Icek Baskoro,SH bersama Muspida secara simbolis menandatangani spanduk sepanjang 6 meter, sebelum memberangkatkan sepeda sehat “Ayo Ngepit Bareng” dalam serangkaian memperingati Hari Lingkungan Hidup tahun 2009, yang berlangsung di Jalan Gatot Subroto 6 Purwodadi, Jumat (5/6). Pemberangkatan “Ayo Ngepit Bareng” yang ditandai dengan pengipasan bendera dihadiri para Assisten Sekda, para Staf Ahli Bupati, Kepala SKPD, dan undangan.

Dalam kesempatan itu, H. Icek Baskoro,SH menjelaskan perubahan iklim global telah meyebabkan penurunan kualitas lingkungan hidup yang mempengaruhi kehidupan manusia di muka bumi. Hal it, diperkuat dengan bertamahnya jumlah penduduk dunia yang tidak seimbang dengan ketersediaan sumber daya alam bagi pemenuhan kebutuhan akan pangan dan energi di berbagai Negara.
Seiring dengan terjadinya krisis ekonomi global yang terjadi hamper seluruh Negara dunia, upaya mengatasi pangan dan energi kerap kali melupakan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Misalnya ekploitasi sumber daya alam yang tidak memperhatikan kaedah lingkungan serta melepas emsi gas karbon dioksda (CO2) secara berlebihan dari industri yang tidak ramah lingkungayang secara nyata menyerbabkan perubahan iklim global.
“Lingkungan yang kita nikmati ini adalah merupakan pinjaman dari generasi yang akan datang. Mari kita jaga dan pelihara bersama lingkungan ini, untuk kehidupan untu kita dan anak cucu kita nanti. Sehingga misi kita mewujudkan Grobogan ramah lingkungan dapat terwujud, “katanya.
Ketua Penyelenggara Agus Prastowo Nugroho,SH,MM melaporkan bahwa, kegiatan “Ayo Ngepi Bareng” merupakan salah satu kegiatan memperingati Hari Lingkugan Hidup tahun 2009, sebagai upaya mengurangi emisi gas buang kendaraan bermotor dan, mengolahragakan masyarakat dengan bersepeda bareng.
Adapun kegiatan yang diikuti oleh Dinas/Instansi Se-Kabupaten Grobogan, dan masyarakat umum mengambil rute star depan pendopo Kabupaten Grobogan Jalan Gatot Subroto 6 Purwodadi. Melintasi Jalan Kota Purwodadi yaitu Jalan DI Pajaitan, Tugu Ganesa JL dr. Sutomo, Simpang Lima, Jalan Gajah Mada menuju terminal bus Purwodadi. Sampai terminal bus Purwodadi berhenti sebentar, sekitar 15 untuk kerja bakti.
Kemudian melanjutkan perjalanan bersepeda menuju pasar ngejok melewati tugu tani. Sesampai pasar nglejok rombongan kerja bakti untuk yang kedua kalinya, dengan memungut sampah. Usai kerja bakti dari pasar Nglejok Wakil Bupati bersama Muspida, Kepala SKPD dan peserta “Ayo Ngepit Bareng” menuju pendopo melintasi Jalan A. Yani.
Kerja bakti dilakukan untuk menjadikan Kota Purwodadi tetap bersih, dalam upaya mempertahkan penghargaan Adipura, yang baru saja di terima langsung oleh Bupati Grobogan H.Bambang Pudjiono, SH dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta, pada 5 Juni 2009. (Bagus Murgan)



KADES TEMON MENANG MUTLAK TANPA NGASORAKE


Desa Temon KM-4 Purwodadi – Pati harus berani membangun mulai dari Nol untuk menuju perubahan "Sugih tanpa bandha, Digdaya tanpa aji, Nglurug tanpa bala, Menang tanpa ngasorake" Perasaan adigung adiguna rasanya tidak bisa dilepaskan dalam diri.Karena kalau perasaan rendah hati itu ada maka tidak mungkin kita terperosok ke dalam perasaan sombong.“berikan kesempatan buat orang lain untuk menyembunyikan mukanya”. Namun banyak diantara kita terkadang ketika emosi dan marah kepada seseorang, ingin rasanya menumpahkan semua sumpah serapah, ingin rasanya semua kejelekan dan aib orang tersebut kita buka.Biarlah dia tidak berkutik dan tidak ada kesempatan untuk menyembunyikan rasa malunya.Apa yang sudah dicapai tidaklah berarti apa-apa bila masih memiliki rasa angkuh dan tidak menjadi manfaat buat orang lain.Bukankan itu hanya masalah jarak dan waktu?.. Dengan percepatan, semangat dan motivasi yang kuat untuk segera membenahi sistim,maka akan sangat mudah buat membangun Desa yang tertinggal seperti pasar desa Temon selalu gelap dimalam hari ,lampu penerangan jalan tidak ada ,Jalan rusak dan banyak nyawa hilang akibat kecelakaan.Ini merupakan pekerjaan yang harus segera dilakukan oleh Kades Retno Aryawan yang telah dianugerahi Kemenangan.
Perolehan suara mutlak yang diperoleh No Urut 1.Retno Aryawan sering disapa (wawan)sebagai kepala desa Temon Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan periode 2013-2018  tak akan jauh-jauh dengan apa yang sedang dirasakan, diamati dan diharapkan oleh masyarakat “MENANG TANPA NGASORAKE”.Ini merupakan awal dari perubahan yang akan dicapai menuju Desa Temon selangkah lebih maju.

Kini saatnya warga Desa Temon Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan bangga dengan apa yang sudah diraih  agar Invrastuktur jalan dan lampu penerangan segera masuk ke pedalaman Desa Tertinggal seperti Dukuh Bogangin yang selama ini belum tersentuh pembangunanya.Kepala Desa yang terpilih Retno Aryawan dipilih oleh warga karena tak pernah  mengecilkan proses dan menganggap orang lain lebih kecil atau kalah.Wawan juga tak pernah terlena dengan apa yang sudah didapat ini merupakan awal serta langkah membangun Desa Temon yang selama ini terpuruk dan tertinggal.(Gus Murgan )