Grobogan Metro Realita
BIKK (Badan Informasi, Komunikasi dan Kehumasan) dan Dinas Pertanian Jawa Tengah mengajak sejumlah wartawan cetak dan elektronik Pokja Pemda Jateng, mengadakan press tour mengunjungi Kabupaten Grobogan, untuk melihat dari dekat tanaman kedelai varitas malabar yang tumbuhsubur di Desa Pojok Kecamatan Tawangharjo.
Rombongan yang dipimpin Kepala Sub Bag. Hubungan Antar Lembaga/Hubungan Luar Negeri BIKK, Drs. Edi Supriyanto, diterima oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perekebunan Kabupaten Grobogan Ir.Moh.Marsono, Msi yang berlangsung di rumah Kepala desa Pojok. Hadir dalam acara itu, Kepala Dinas/Instansi PropinsiJateng dan Kabupaten Grobogan.
Dalam kesempatan itu, Drs.Edi Supriyanto mengatakan, petani Desa Pojok dalam memberikan penjelaskan di depan wartawan, seperti saat ini, tidak perlu takut-takut. Kekurangan dan keberhasil yang telah di capai petani dalam budidaya taman kedelai, merupakan penjelasan berharga bagi wartawan dan Dinas/Instansi terkait Jawa Tengah dalam pres tour ini.
“Kami sangat menghergai penjekasan bapak mengenai keberhasilan tanaman kedelai yang di kelola oleh petani Desa Pojok sini. Bapak jangan takut dan sungkan memberikan ketengan kepada wartawan yang ikut press tour ini, bila ada permasalahnya, “katanya singkat.
Sementara itu, Ir.Moch.Marsono,Msi menjelaskan, Kabupaten Grobogan yang merupakan daerah terluas kedua, setelah Kabupaten Cilacap meiliki luas wilayah 197.000 Ha. Sebagian besar wilayah itu, lahan pertanian merupakan daerah agraris dan subur.
Lahan pertanian yang cukup luas terasebut, pada Tahun 2005 berhasil memenuhi kebutuhan hasil pertaian terbesar Se-Jawa Tengah. Tercatat untuk padi 60 %, kacang 29%, kedelai 38% dan lainnya.
Dikatakan, bahwa Desa Pojok Kecamatan Tawangharjo bukan merupakan daerah sentra kedelai. Tanaman kedelai pada musim labuhan terbanyak terdapat di Kecamatan Pulokulon, Toroh, Gabus. Namun pada saat tertentu, seperti ini, tanaman kedelai terluas ada di desa-desaKecamatan Tawangarjo, terutama di Desa Pojok yang mencapai 26.000 Ha. Khusus untuk tanaman kedelai, tiap tahun luasannya naik turun.
Hal tersebut disebabkan, bila harga kedelai cukup baik seperti sekarang ini, lahan tanaman itu cukup luas dengan menggunakan vartas kedelai malabar. Untuk Tahun 2007 luas tanaman kedelai mencapai 21.000 Ha dengan produktivitas 2,4 ton/Ha. Hasil itu, diatas rata-rata Jawa Tengah yang mencapai 1,46 ton/Ha.
Untuk menaikkan produksi , beberapa waktu lalu Kabupaten Grobogan berhasil mensertifikasikan benih kedelai jenis Grobogan, ke Departemen Pertanian,Jakarta . Ternyata benih kedelai itu, berhasil diakui secara Nasional sebagai benih kedelai unggulan yang dapat dipergunakan petani Grobogan secara luas.
Data yang diperoleh Gema Bersemi, menyebutkan, luas tanaman kedelai sampai saat ini mencapai 360 Ha, berada di 6 desa dari 10 desa yang ada diKecamatan Tawangharjo. Berada di Desa Tarub tercatat 85 Ha, Pojok 90 Ha, Plosorejo 70 Ha, Tawangharjo 30 Ha, Selo 35 Ha dan Desa Godan 50 Ha. Tanaman kedelai itu, sekarang telah berumur 50 s.d 58 hari.
Pada kesempatan itu, rombongan press tour wartawan dan Pemda Propinsi Jawa Tengah, yang didampingi Dinas/Instansi terkait Kabupaten Grobogan dan kelompok tani Desa Pojok, berkenan meninjau secara langsung tanaman kedelai tumbuh subur yang berada di desa setempat Dalam akhir kunjungannya dari Kabupaten Grobogan, rombongan press tour wartawan Jawa Tengah , melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Sragen. (Bagus Murgan)